Judul: Ring of Fire
Penulis: Lawrence Blair
Penerjemah: Tyas Palar
Penerbit: Ufuk
ISBN: 9786029346077
Jumlah Halaman: 400
Ring of Fire merupakan serial televisi yang digagas Blair bersaudara, Lawrence dan Lorne, di mana dalam serial tersebut ditayangkan kisah perjalanan Blair bersaudara dalam sebua perjalanan eksotis, ke salah satu negara kepulauan terindah di dunia, Indonesia. Perjalanan yang memukau ini dilaksanakan di tahun 1970-an, dan berhasil membuat seri televisi yang melahirkan penghargaan. Tak hanya melahirkan serial TV, Lawrence juga melahirkan kisah perjalanan tersebut dalam dunia yang menakjuubkan, dunia buku, dengan judul yang sama, yang terjemahannya diterbitkan oleh Ufuk Press, Oktober 2012, dengan judul: Ring of Fire: Indonesia dalam Lingkaran Api.
Lawrence dan Lorne Blair, mendapatkan dana £2.000 dari Ringo Starr untuk melaksanakan ekspedisi tersebut, guna mencari Burung Cenderawasih Kuning-Besar di kepulauan timur Indonesia. Dengan berbekal pengetahuan dari kisha Alfred Russel Wallace, Blair bersaudara menjalani sebuah petulangan mendebarkan, tapi menakjubkan. Minimnya dana, kesulitan perizinan, serta kendala interaksi dengan berbagai suku Indonesia, yang berkarakteristik, tidak menjadikan Blair bersaudara pantang menyerah. Kisah unik, dari ditinggal oleh perahu sewaan milik suku Bugis, melapor pada bupati yang hanya asyik bermain pingpong, hampir diterkam komodo, atau dijadikan anak kandung oleh kaum asmat, menjadikan kisah mereka begitu renyah, namun juga kaya, meski kadang menemui getir.
| Lawrence Blair dalam petualangannya di anak gunung Krakatau, source |
Apa yang Anda rasakan tentang negara kita tercinta? Sebuah bangsa dengan penuh masalah? Membaca Ring of Fire, membuat saya berpikir, Indonesia begitu kaya. Kearifan yang dimilikinya luar biasa, keindahannya mengagumkan dan kekayaannya menakjubkan. Di saat ini kita terpuruk dengan kondisi perekonomian yang sangat tidak kondusif, tapi dengan membaca buku ini saya tahu jejak Indonesia yang digambarkan oleh Blair bersaudara, bahwa Indonesia punya "kekayaan" luar biasa.
Kita bisa saja berkeliling dunia namun tidak melihat apa-apa, atau berkeliaran di taman kita sendiri dan dipenuhi kekaguman akan hal-hal yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya [halaman xiii]Salah satu manfaat membaca buku petulangan, membuat kita menyadari ada tempat yang belum pernah kita datangi, tetapi memiliki keadaan yang luar biasa. Membaca buku ini saya mengetahui, Indonesia memang luar biasa.
