Rabu, 09 Oktober 2013

Wishful Wednesday #48

Wah beneran hampir lupa nih, kalau sekarang ini hari rabu. Berarti saatnya posting wishful wednesday. Dan ternyata sang host, kak Astrid dari Books to Share, sedang merayakan ultah putranya yang lucu, Yofel ultah yang ke-4. Met ultah ya Yofel, semoga bisa selalu membahagiakan kedua orangtuamu. Dan untuk merayakan ultah snag putra tercinta, kak Astrid mengadakan giveaway dadakan untuk peserta WW minggu ini, yay. Yuk ikutan :)

Untuk minggu ini, saya mau majang buku:

Me Before You by Jojo Moyes
bisa dibeli di sini: http://www.bukukita.com/Buku-Novel/Fiksi/113287-Sebelum-Mengenalmu---Me-before-You.html

Lou Clark tahu banyak hal. Dia tahu berapa langkah jarak antara halte bus dan rumahnya. Dia tahu dia suka sekali bekerja di kedai kopi The Buttered Bun, dan dia tahu mungkin dia tidak begitu mencintai pacarnya, Patrick.

Tetapi Lou tidak tahu bahwa dia akan kehilangan pekerjaannya, dan peristiwa apa saja yang akan menyusul kemudian.

Setelah mengalami kecelakaan, Will Traynor tahu dia sudah tidak berminat lagi untuk melanjutkan hidupnya. Dunianya kini menyusut dan tak ada lagi suka cita. Dan dia tahu betul, bagaimana mesti menghentikannya.

Namun Will tidak tahu bahwa sebentar lagi Lou akan masuk ke dunianya dengan membawa warna-warni ceria. Mereka berdua sama-sama tidak menyadari, betapa mereka akan membawa perubahan besar ke dalam kehidupan satu sama lain.

Kenapa saya pilih buku ini? Tertariknya karena dari beberapa perbicaraan yang saya ikuti, buku ini termasuk keren :) So, masuk deh jadi wishlist. Ko cuma karena itu?  Ya, karena rekomendasinya dari teman-teman BBI yang bisa dipercaya deh :)

Nah ini buku impian saya, bagaimana dengan Anda? Ikutan yuk dengan cara:
  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post WW milik kak Astrid). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Selasa, 08 Oktober 2013

Enigma

Judul: Enigma
Penulis: Yudhi Herwibowo
Editor: Anin Patrajuangga
Penerbit: Grasindo
Jumlah Halaman: 224
Cetakan: I, 2013
ISBN: 9786022511922

Beruntung sekali saya bisa mendapatkan satu lagi buku bagus. Kali ini, Enigma buah karya mas Yudhi Herwibowo, berhasil memikat saya. Enigma, sebuah kisah yang menarik sebuah pemahaman, akan arti persahabatan dan cinta. Dan misteri yang melekat di antaranya.

Ada lima tokoh yang kisahnya diangkat dalam novel ini. Hasha, Isara, Patta, Chang, dan Goza. Ditambah Kurani yang menggenapi enam sahabat seangkatan di jurusan Komunikasi UGM. Sebuah warung lotek di dekat daerah Kanisius Yogyakarta merekatkan mereka pada sebuah jalinan persahabatan. Kurani meninggalkan mereka di tahun kedua karea berpindah kuliah di salah satu perguruan tinggi lain. Dan novel ini mengisahkan, perjalanan hidup kelima orang sahabat itu, dengan sudut pandang masing-masing, berkaitan dengan hidup dan keterlibatan satu sama lain.

Kisah diawali ketika Hasha hendak melangsungkan pernikahan dengan Kurani. Ishara yang waktu itu memilih untuk bercerai dengan Patta, merasakan bahwa dia harus kembali ke Yogya untuk menemukan kembali kenangannya akan masa-masa lampaunya dan juga memiliki sebuah tujuan, bertemu dengan Hasha, sahabat yang dicintainya.

Pertemuan kembali Hasha dengan Chang, serta selanjutnya dengan Isara membuka sebuah peristiwa lama yang membuat Isara dan Hasha, meski sebenarnya saling memendam rasa justru menjadi saling menjauh, bahkan Isara memilih untuk menikahi Patta, yang tak dicintainya tetapi mencintainya. Sedangkan Goza, seolah-olah ada tangan tak tersentuh yang membuat dia bersentuhan kembali dengan teman-temannya tersebut, meski bukan dalam sebuah kesengajaan.


Seperti yang saya tulis di bagian awal saya menyukai buku ini. Iya. Bukan semata-semata karena terkenang akan kota Yogyakarta sih, tapi mas Yudhi berhasil menyusun sebuah cerita yang kompleks dengan kata-yang yang mengalir lancar dan tak rumit. Dan meski pola cerita tak runtut, kadang maju mundur disesuaikan dengan sudut pandang siapa yang diambil, tak membuat buku ini kehilangan lubang pada plot ceritanya. Dan yang pasti saya suka sama ceritanya.

Meski memadukan sebuah kisah romantisme dan misteri tak membuat Enigma harus 'mati' dengan kata-kata romansa tetapi Enigma justru berhasil dibuat dengan kelugasan kata-katanya. Selain itu saya suka juga dengan ilustrasi di dalam bukunya. Seolah-olah mempertegas jalannya cerita. Namun bukan berarti karya ini tak memiliki kekurangan. Berbagai typo masih bertebaran, meski tak mengganggu bagi saya. 

Senin, 07 Oktober 2013

Insurgent

Judul: Insurgent
Penulis: Veronica Roth
Penerjemah: Nur Aini
Editor: Esti Budihabsari
Penerbit: Mizan Fantasi
Jumlah Halaman: 551
Cetakan: 1, Desember 2012
ISBN: 9789794337370

Peringatan: isi review ini berisi spoiler bila belum membaca buku Divergent.

Melanjutkan kisah Divergent, Beatrice "Tris" Prior, masih bersama Tobias "Four", berhasil mengatasi pembelotan awal dari Fraksi Dauntless yang digerakan oleh fraksi Erudite. Namun mereka harus mencari tempat aman dan mencari dukungan, untuk menghadapi fraksi Erudite yang masih didukung oleh pembelot-pembelot dari faksi Dauntless.

Perhentian pertama adalah fraksi Amity, namun harapan untuk didukung oleh Amity punah. Mereka pun harus mencari bantuan dari salah satu fraksi tersisa, yaitu Condor. Hampir serupa, fraksi Condor justru lebih memlih untuk bernegosiasi dengan fraksi Erudite. Namun akhirnya, sisa-sisa Duantless mendapat sokongan dari pihak yang tak terduga.


Tak seperti buku pertama, di awal-awal buku ini saya merasa kehilangan ketegangan dalam buku ini. Lebih terasa kalau Tris lebih suka galau. Meski demikian, selisih waktu baca  yang lama dengan Divergent memang membuat saya agak kacau ketika memabca buku ini, mengingat keseringan saya lupa akan tokoh-tokohnya yang muncul dalam buku ini.

Tapi bukan berarti buku ini jelek. Saya masih suka, konsep fraksinya semakin diperjelas di buku ini. Kita tak hanya mengenal fraksi Abregation dan Dauntless. tetapi dalam buku ini kita bis alebih mengenal fraksi Amity dan Candor. Selain itu, unsur kejutannya masih muncul di bagian pertengahan sampai dengan bagian akhir buku.

Dengan semakin jelasnya beberapa hal yang tersembunyi dalam dunia fraksi-fraksi maka semakin mengenagkan jalan cerita, apalagi di bagian terakhir terungkap sebuah misteri yang dicari-cari informasinya oleh Tris, membuat rasa penasaran terhadap buku ketiganya semakin membesar. 4 bintang untuk Insurgent.

Buying Monday #3

Ayo saatnya pengakuan dosa. Sudah berapa banyak buku terbeli yang jadi timbunan, hehehe. Ok, meski tak banyak amat, saya mau pajang buku yang didapat selama bulan September 2013
Inilah daftarnya:
1. Robinson Crusoe, dapat dari jual obral murah dari Teh Nisa
2. Libri di Luca, idem
3. The Remains of the Day, idem
4. Animal Farm, titip via kak bzee
5. 1Q84 #1 beli dari aul
6. 1Q84 #2 beli di TM Solo, titip kak Bzee
7. The Sword of Time, beli obral di pameran buku Solo, titip kak Bzee
8. Timeline beli di TB Pandora
9. Lapar, idem
10. Misteri Kematian Edgar Allan Poe, beli di Pameran Buku Murah di Yogya, titip ka Desty
11. Kronik Betawi dapat dari swap dengan Kak Lila

Dan yang dapat gratis dari temen/penulis / penerbit (terima kasih)
1. Takdir Elir (Vandaria Saga) dari kak Dina
2. Harry Potter #2 dari kak Astin
3. Cantik itu Luka, idem
4. The Geography of Bliss, dari kak Speakercoret
5. Selama Kita Tersesat di Luar Angkasa, dari mbak Maggie Tiojakin
6. Coba Tunjuk Satu Bintang dari kak Desty
7. Okei, dari penerbit Serambi
8. Rencana Besar dari Tsugaeda (giveaway di goodreads)
9. Enigma dari mas Yudhi Herwibowo

Nah itu bookhaul saya selama September, bagaimana dengan Anda? Ikutan yuk caranya:
Mau ikut Buying Monday?
  1. Follow The Black in The Books melalui email atau bloglovin'.
  2. Buat post tentang buku-buku apa saja yang dibeli selama bulan itu, publish setiap hari Senin terakhir di bulan itu.
  3. Masukan link post tersebut di linky yang disediakan di bawah postingan BM dari hostnya, Aul.
  4. Linky akan dibuka selama 3 minggu, agar bagi yang terlambat, masih bisa mengikuti meme ini.
  5. Bila ada yang memasukan link tentang book haul bulan berikutnya (bukan bulan yang ditentukan), maka link itu akan dihapus dari linky.
  6. Jangan lupa melihat-lihat book haul peserta lain! :D

Jumat, 04 Oktober 2013

Olenka

Judul:  Olenka
Penulis: Budi Darma
Penerbit: Balai Pustaka
Cetakan: 9, 2009
Jumlah Halaman: 264
ISBN: 9789794072776

Bagi saya, kisah absurb tak mesti sulit untuk dinikmati. Kadang-kadang membaca kisah absurb malah membuat saya menerawang, apa sih maksud si penulis dengan tulisannya yang sedang saya baca ini? Olenka, merupakan salah satu kisah absurb. Dan memang berbeda dengan kisah absurb yang ditulis belakangan, kisah Olenka ini masih tidak terlalu absurb, sayangnya, saya seringkali tak sabar ketika membaca Olenka.

Dikisahkan dengan sudut pandang Fanton Drummond. Seorang sutradara pembuat iklan film pertelevisian, yang menemukan sosok Olenka, bersama tiga anak gembel, ketika sedang naik lift apartemen Tulip Tree. Budi Darma, sang penulis sendiri menjelaskan bahwa kisah awal tersebut dilandaskan dari pengalaman pribadi beliau, dengan setting yang sama.

Perkenalan Fanton dengan Olenka, berlanjut pada hubungan yang dekat, meski Olenka sudah memiliki suami, Wayne dan anak, Steven. Tetapi Wayne memang adalah suami yang payah. Kerjanya hanyalah menulis, sedangkan Olenka harus bekerja keras untuk membiayai kehidupan mereka. Sampai akhirnya Olenka lenyap dari kehidupan Fanton maupun Wayne. Saking ingin memperistri Olenka, Fanton harus berkelana sampai ke negara bagian lain, untuk mencari Olenka.

Absurdisitas Olenka, sudah tampak dari halaman awal. Meski cerita memiliki fokus yang lurus, kadang pikiran-pikiran Fanton melebar kemana-mana. Ditambah bahasa yang dipakai, kata-kata jawa sering dipakai seperti sampean, seolah-olah membuat pikiran saya bercabang ketika membacanya. Namun kelebihan buku ini adalah sifat sosialita yang diceritakan dalam buku ini serasa normal, tak berlebihan. Mungkin karena percampuran dengan berbagai pengalaman hidup sang penulis.

Terlepas dari absurdisme buku ini, kelugasan bahasa yang dipakai cukup menarik. Meski berapa kali menampilkan kisah-kisah dalam karya sastra dunia, kisah-kisah tersebut bisa menjelma dengan baik ke dalam karya Olenka. Selepas dari itu, Olenka sangat menarik dinikmati sebagai karya sastra, bukan sebagai bahan bacaan santai di tengah mencari bacaan yang membuat rileks.

Rabu, 02 Oktober 2013

Wishful Wednesday #47

Wuah hampir saja lupa, kalau hari ini adalah hari rabu. Berarti saatnya update impian untuk memliki buku kita dalam wishful wednesday kita. Meme wishful wednesday adalah meme yang mengasyikkan di mana kita bisa memajang buku impian kita.

Minggu ini, buku yang akan dipajang adalah:

 Inferno karya Dan Brown

Sebenarnya saya terpukau dengan dua karya Dan Brown, yaitu Angel and Demons dan Da Vinci Code. Sayang untuk buku The Last Symbol, saya agak kecewa. Tapi harapan pada buku ini tentu saja cukup tinggi, Semoga saya bisa mendapatkannya.

Mau ikutan wishful wednesday? Yuk ikutan dengan cara:
  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post WW milik kak Astrid). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Selasa, 01 Oktober 2013

Sherlock Holmes: Misteri di Wisma Wisteria

Judul: Sherlock Holmes: Misteria di Wisma Wisteria
Penulis: Arthur Conan Doyle
Penerjemah: dion Yulianto & Dian Rachmawati
Penerbit: Laksana
Cetakan: I, Juli 2013
Jumlah Halaman: 208
ISBN: 9786027968134

Sherlock Holmes, detektif rekaan Arthur Conan Doyle bisa dibilang merupakan salah satu detektif tersohor di dunia fiksi. Sifatnya yang cuek terhadap lingkungan sekitar bila otaknya beraksi, kadang ketus dan menjengkelkan, serasamembuat kecerdasanya berlipat-lipat.

Dalam buku ini kita menghadapi 3 petualngan Holmes, 2 dalam bentuk kisah yang dipaparkan Holmes kepada Watson, dan satu petualangan bersama Dr. Watson, teman sehatinya.

Karamnya Kapal Gloria Scott, mengisahkan cerita Holmes muda, saat masih berstatus mahasiswa, ketika menginap di rumah temannya, Victor Trevor. Bagaimana dengan analisisnya Holmes berhasil menebak sejarah lama kehidupan Trevor senior yang membuat dia menjadi ketakutan. Kehidupan macam apakah yang dilakukan oleh Trevor senior ketika muda, serta mengapa datangnya rekan lama dari Trevor membuat Trevor senior mengalami kematian?

Kasus kedua, Misteri di Wisma Wisteria mengajak kita berpetualang bersama Holmes dan Watson pada kasus pembunuhan seorang staf dubes Spanyol Garcia yang menetap di Wisma Wisteria. Sebuah misteri yang berkaitan dengan kejadian-kejadian aneh yang dialami oleh TUan Scott Eccles, yang melaporkannya kepada Holmes. Berkerjasama dengan inspektur desa, Mr Baynes, namun dengan metode yang berlainan, Holmes berusaha menyeesaikan misteri Wisma Wisteria.

Silver Blaze, sebagai kasus terakhir dalam buku ini mengisahkan dicurinya sebuah kuda andalan yang mau dilombakan dalam lomba pacuan kuda. diduga mafia perjudian lah yang melakukan pencurian tersebut. Dikejar waktu oleh waktu pacuan yang semakin dekat, Holmes harus segera menemukan kuda pacuan tersebut, Silver Braze.

Ketiga kasus tersebut seperti kasus-kasus Holmes lainnya diceritakan dengan sangat memikat. Sebagai seorang Sherlockian, mungkin penilaian saya terlalu subyektif tetapi apa yang digoreskan oleh Sir Arthur Conan Doyle yang membuat saya menggemari tokoh ciptaan beliau tersebut menjadikan saya memiliki nilai lebih untuk Sherlock Holmes. Meski dibandingkan kisah detektif lainnya, ceritanya mengalir kurang runtut tetapi membaca kisah Holmes menjadi sebuah keasyikkan bagi saya. Gaya analisis yang semau-guenya Holmes, namun ketika sampai pada bagian penyelesaian sering saya terpikay dengan cara Holmes tersebut. Dan inilah yang membuat Holmes, berbeda. Dan mungkin akan membuat karya ini akan berumur panjang :)