Judul: Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma
Penulis: Idrus
Penerbit: Balai Pustaka
Jumlah Halaman: 176
Cetakan: 27, 2010
ISBN: 9789794072189
Sebagai salah satu karya sastrawan besar, Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma, memberikan alternatif bacaan sastra di antara tebaran sastra modern yang mewarnai dunia pustaka di Indonesia. Terbagi menjadi 3 bagian cerita: Zaman Jepang; Coret-coret di Bawah Tanah; dan Sesudah 17 Agustus 1945, Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma merupakan kumpulan cerita pendek, berjumlah 11 cerita pendek, dan satu naskah drama.
Bisa dibilang, kisah-kisah yang diangkat Idrus adalah kisah yang sudah bisa dikategorikan sebagai karya sastra absurb, meski pesan-pesan yang disampaikan oleh Idrus masih bisa teraba-raba. Dan membaca Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma, kita dapat membaca latar belakang keadaan Indonesia menjelang dan sesudah kemerdekaan, diceritakan dengan kalimat-kalimat panjang, namun tetap berisi dari setiap kalimatnya.
Favorit saya dalam buku ini adalah kisah Ave Maria. Sebuah cerita yang sedikit mengenaskan tapi kadangkala terasa segar dibaca. Karya lainnya mengangkat ironi di masa perang, sebuah kenangan yang perlu dibaca oleh generasi sekarang sebagai pelajaran.
Sebagai kekayaan sastra Indonesia, Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma patut diapresiasi, bahwa karya ini pun menjadi landsan generasi sastra sekarang untuk berkarya.









