Tampilkan postingan dengan label Obor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obor. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 November 2012

Butterfly in the Wind

Judul: Butterfly in the Wind
Penulis: Rei Kimura
Jumlah Halaman: 250
Penerbit: Obor
ISBN: 9789794616710

Okichi Saito, hanyalah penduduk desa Shimoda di Jepang di tahun 1800-an. Namun, kecantikannya membuat dia menderita. Meskipun memiliki tunangan yang gagah dan rupawan, Tsurumatsu, sebuah perjumpaannya dengan konsul Amerika, Townsend Harris, menjadikan sang konsul tertarik terhadap kerupawananya dan menginginkan Okichi menjadi geisha-nya. Dan gubernur mengabulkan permintaan Harris, demi upaya diplomasi dengan konsul Amerika di Jepang.

Meskipun secara tidak langsung berjasa terhadap pemerintahan Jepang, namun di mata rakyat Shimoda, Okichi hanyalah gundik yang membuat jelek nama desa mereka. Sekembalinya Okichi dari kantor konsul Amerika setelah meninggalnya Harris, hanya hinaan dan caci maki yang Okichi dapatkan. Hanya dua orang yang memiliki rasa simpati terhadap Okichi, temannya semasa kecil, Naoko dan Tsurumatsu.

Membaca buku ini, bagi saya menambah satu lagi pengetahuan tentang Jepang. Kisah Okichi sendiri memang benar-benar terjadi. Dibalik kemajuan Jepang saat ini, ada masa silam yang patut menjadi pelajaran, sejarah Okichi yang hidup menderita karena prasangka buruk. Mungkin sebuah titik hitam di sejarah bangsa Jepang.

Ini karya Rei Kimura pertama yang saya baca. Kata-katanya sederhana. Terjemahan dari penerbit Obor enak dibaca, sayang saya tak mendapatkan nama si penerjemah di buku ini. Bagi penggemar buku terkait tentang Jepang, buku ini sangat menarik untuk menjadi alternatif bacaan.

Sabtu, 22 September 2012

Cadas Tanios

Judul: Cadas Tanios
Penulis: Amin Maalouf
Penerjemah: Ida Sundari Husen
Jumlah Halaman: 262
Penerbit: Obor
ISBN: 9794613223

 
Tanios, diduga adalah seorang anak haram dari cheikh, pemimpin desa Kfaryabda, yang diduga merayu Lamia, wanita tercantik di desa itu, yang dinikahi oleh Gerios, anak buah Cheikh sebagai kepala rumah tangga di istana Cheikh. Namun Cheikh menolak tuduhan terhadapnya dengan berani bersumpah di atas injil yang dipegang oleh bibi Tanios, istri paroki. 

Cerita Cadas Tanios berlanjut ketika intrik politik yang mempengaruhi negeri Libanon di saat itu, mengakibatkan terjadinya pembunuhan terhadap kepala gereja, oleh Gerios, dan membuat Tanios dan Gerios melarikan diri ke negara tetangga.

Cadas Tanios, bagi saya adalah sebuah karya yang cukup unik. Ini untuk pertamakalinya saya membaca karya Amin Maalouf. Pada awal-awal saya merasa bahasanya cukup berat sehingga beberapa kali ingin membaca buku ini saya gagalkan. Tapi ternyata kemudian, semakin membaca ke dalam, bahasanya semakin mudah dipahami. Terjemahannya juga asyik.

Asyiknya kerumitan peristiwa di Libanon pada abad ke 19 diceritakan dengan baik oleh Maalouf. Meski latar belakang pengetahuan sejarah saya agak minim, membaca buku ini tak membuat saya berkening kepala. Dengan award yang didapat, yaitu Prix Goncourt 1993 dan Grand Prix des Lecteurs membuat buku ini memang sudah diakui bagus di kalangan sastra eropa.

Senin, 19 Maret 2012

Kejahatan dan Hukuman


Judul: Kejahatan dan Hukuman
Penulis: Fyodor Dostoyevsky
Penerjemah: Ahmad Faisal Tarigan
Jumlah Halaman: 448
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia
ISBN: 9794613819

Berbeda dengan novel kriminal lain, Kejahatan dan Hukuman, salah satu mahakarya Fyodor Dostoyekvsky menunjukkan salah satu kisah yang dalam. Kisahnya sendiri tidak menceritakan tentang bagaimana seting pengungkapan dan penangkapan pelaku kejahatan seperti kisah kriminal biasa, bahkan jalannya pembunuhan yang menjadi kisah pembunuhan dan si pelakunya sudah terang di buku ini, tetapi bagaiaman sang pelaku pembunuhan yang adalah tokoh utama dalam buku ini, bergumul dengan pemikiran-pemikirannya sendiri tentang pembunuhan yang telah dia lakukan.


Rodion 'Rodya' Raskolnikov, tokoh utama dalam buku ini adalah seorang mahasiswa miskin yang memutuskan untuk membunuh Alyona Ivanovka, seorang wanita lintah darat. Ketika melakukan pembunuhan, tanpa diduga oleh Rodya, adik Alyona, Lizaveta Ivanovka datang dan Radya pun harus membunuhnya juga, meskipun tanpa ada rencana untuk itu. Setelah pembunuhan itu, ia berhasil melarikan diri dengan sebagaian harta Alyona yang di sembunyikan kemudian.


Pergulatan Rodya dengan pemikirannya setelah peristiwa pembunuhan tersebut menjadi inti dari buku ini. Beberapa kali interaksinya dengan orang-orang di sekitarnya, hanya menjadikan latar untuk kembali berpikir menagenai pembunuhan yang telah ia lakukan. Dan kisah ini sebenarnya tak hanya bercerita tentang pemikiran mendalam Radya akan pembunuhan yang dilakukannya saja, tetapi juga berputar pada berbagai pemikirannya di berbagai peristiwa yang terjadi setelah pembunuhan tersebut, seperti keinginan Dournia yang berkeinginan menikah dengan Luzhin, yang justru tidak disukai oleh Rodya, guna menyelamatkan keuangan Rodya karena Luzhin memiliki kekayaan, perenungan akan kehidupan Marmeladov dan keluarganya, sahabat barunya yang dia kenal di rumah minum. Kedalaman psikologis tokoh Rodya dalam buku inilah yang menggambarkan novel ini menjadi salah satu kisah klasik yang populer, dan menjadikan BBC memilihnya sebagai salah satu dari 100 novel terbaiknya.