Senin, 09 April 2012

The Invention of Hugo Cabret


Judul Buku: The Invention of Hugo Cabret
Penulis: Brian Selznick
Penerjemah: Marcalais Fransisca
Penyunting: Dhewiberta
Penerbit: Bentang
Jumlah Halaman: 544 halaman
ISBN: 9789794336816 


Coba lihat ilustrasi di atas! Keren kan? Ilustrasi di atas adalah gambar Hugo Cabret ketika memperbaiki mainan tikus biru yang ia rusak. Banyak ilustrasi bertebaran di buku ini, berdampingan dengan narasinya. Bentuk yang unik, seperti separuh novel biasa, separuh novel grafis. Dan semuanya saling melengkapi, tak berdiri sendiri-sendiri. 

Hugo Cabret, seorang anak yatim piatu, bekerja membantu pamannya untuk menjaga dan memperbaiki jam-jam yang ada di stasiun kereta api Paris. Ketika pamannya menghilang, ia berkerja sendirian tanpa sepengetahuan inspektur stasiun dan mengambil cek bayaran pamannya. Namun di balik pekerjaannya, ia sering mencuri mainan-mainan yang dijual di sebuah toko mainan seorang tua di stasiun Paris. Ternyata apa yang ia lakukan, adalah semata untuk berusaha memperbaiki sebuah mesin automaton, sebuah mesin yang memiliki wujud manusia tetapi mampu menulis. Ayahnya sendiri meninggal, ketika berusaha memperbaiki mesin tersebut di museum, saat museum tersebut mengalami kebakaran. Hugo mengira, mesin itu akan menuliskan pesan dari sang ayah untuknya.

Petaka datang ketika hendak mencuri sebuah mainan, ia ketahuan oleh sang pemilik toko mainan. Catatan yang berisi manual mesin itu diambil oleh sang pemilik, yang kelak diketahui adalah Georges Méliès, seorang sutradara terkenal di Prancis dan dalam usaha mendapatkan kembali catatan itu, ia berjumpa dengan Isabelle, anak angkat Méliès, dan Ettiene teman Isabelle.

Sosok Georges Méliès yang diangkat dalam buku ini adalah tokoh nyata. Beberapa ilustrasi yang digambarkan oleh penulis, diambil dari film sang sutradara. 

Saya suka buku ini. Angkat jempol untuk buku ini. Ilustrasi yang keren, ditambah dengan cerita yang memukau. Memang agak sedikit kesulitan ketika saya harus mengubah orientasi membaca kalimat-kalimat menjadi melihat gambar, sewaktu-waktu, tapi dengan ilustrasi yang keren, rasanya hal tersebut tak menjadi masalah. Gambaran tentang film-film kuno yang ada, menggelitik saya, mungkin untuk mencoba menyaksikan karya-karya Georges Méliès.

2 komentar:

  1. ahhh baru beli versi inggrisnya, jadi gak sabar baca deeeh =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuah, veris Inggris? Pingin....

      Hapus