Minggu, 28 Desember 2014

Riddle Secret Santa



Jumpa lagi, kali ini adalah saatnya posting riddle yang diberikan oleh Santa saya yang baik hati. Tahun ini, dari event Secret Santa 2014 BBI, saya mendapatkan 2 hadiah yaitu buku Red Sorghum dari Mo Yan, dan Death on the Nile, karya Agatha Christie. Kiriman datang pada tanggal 13 Desember 2014.



Dan saya harus menebak siapa santa yang berbaik hati mencarikan serta membelikan 2 buku itu. Petunjuk menebak ada dari riddle yang dikirimkan bersamaan buku itu.Riddle tersebut adalah:



"And now here is my secret, a very simple secret: It its only with the heart that one can see rightly; what is essential is invisible to the eye."
Pesan dari Secret Santa untuk mas Tezar:
1. Aku putra victoria, juga putra elizabeth tapi aku bukan pangeran.
2. Aku seniman gila yang terlupakan, mencoba menangkap esensi bunga matahari
3. Aku panas dan membakar, juga mematikan
 Aku bukanlah aku, tapi di suatu waktu, aku akan menjadi aku.
Tenang, bukan aku santamu. Santamu hanya suka menggunakan aku sebagai pengalih (maaf jika ini membuatmu kesal). Sedikit tentang santamu:
1. Rumah santamu bersalju di penghujung tahun. Di posisi kelima semestanya tampak.
2. Sesuatu milikmu pernah bertamu di rumah snatamu, datanglah di salah satu hari kedua puluh tujuh di tahun ini. Beberapa hari sebelum 'yang terpilih' itu datang
3, Aku ada di rumah santaku. Ketikkan saja namaku, setidaknya ada tiga kali aku ke sana.

Selamat membaca mas Tezar, semoga suka dengan bukunya. Oh, ya, santamu memintaku mengatakan ini lagi:
"Man is least himself when he talks in his own person. Give him a mask and he will tell you the truth."
  
Nah siapakah Santa saya? Saya sudah punya tebakan sih, meski belum 100% yakin. Tebakannya? Baru akan muncul bersama review hadiah buku dari santa pada 30 Januari 2015. See ya

Kamis, 25 Desember 2014

[Blog Tour] Konspirasi Gen Manusia Atlantis


Selamat berlibur......semoga tetap semangat membaca di liburan panjang ya ...:) Nah, sambil baca buku-buku bagus, kalian bisa mengikuti blog tour buku The Atlantis Gene, salah stau buku yang masuk daftar best seller international, karya A.G. Ridle.

Tahukah kamu kalau di setiap kejadian penting di dunia ini ada sesuatu yang menggerakannya? Beberapa mungkin dipengaruhi oleh orang-orang yang tak pernah kamu sangka-sangka sebelumnya. Mereka membentuk kelompok yang bergerak di belakang layar, namun memiliki kekuatan yang mampu mengubah dunia sesuai dengan keinginan mereka. Jangan heran apabila mereka memang bisa mengubah dunia, karena diam-diam banyak orang-orang penting yang beregabung bersama mereka. 2 di antaranya sudah terkenal, yaitu:


Freemasonry, mungkin salah satu kelompok yang paling sering disebut-sebut, sebagai salah satu kelompok yang melakukan konspirasi sehingga mengakibatkan beberapa peristiwa penting di dunia. Dengan asal usul tak jelas, berbagai keterangan menyebutkan bahwa organisasi ini mempunyai pengaruh besar. Disebut-sebut sebagai gerakan anti-dogma.

Illuminati, organisasi lain yang kerap disimbolkan dengan mata-satu-nya tersebut-sebut sebagai sebuah kelompok rahasia yang ikut mempengaruhi pergerakan di belahan dunia.

Meski keberadaannya diakui, banyak yang masih terahasiakan. Begitulah wujud-wujud organisasi yang menggerakan konspirasi global. Atau mungkin di belakang kamu ada orang-orang yang secara bersembunyi melakukan suatu tindakan yang akibatnya akan merubah dunia?



Hal tentang konspirasi memang seru dan menarik untuk disimak. Bnayak buku yang sudah menjadikan tema konspirasi menjadi buku yang menjadi pusat perhatian. Salah satu buku yang membahas tentang konspirasi  adalah novel Atlantis Gene karya A.G. Riddle
Salah satu reviewers di goodreads menyebut buku ini: 
The Atlantis Gene drew me in from the start. This book is extremely fast-paced, almost like watching a movie. Great story line and characters.
makanya, novel ini pantas banget untuk dimiliki kan. Tunggu saja deh terbitan edisi bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Fantasious.

Salah satu cover edisi internasional buku The Atlantis Gene 
Novel ini juga terdapat spot-spot setting yang menarik sebagai unsur utama dalam penggambaran cerita. Cari tahu spot-spot setting nya dalam kuis berikut! 


Fantasious menyiapkan satu novel Atlantis Gene karya A.G. Riddle untuk pengunjung blog yang berhasil menebak dengan tepat clue yang diberikan. Clue-clue tersebut merupakan spot-spot seting yang terdapat dalam novel Atlantis Gene karya A.G. Riddle.

Caranya sebagai berikut:
  1. Perhatikan baik-baik clue yang terdapat pada 3 blog peserta blog tour.
  2. Tebak clue tersebut. Terdapat satu spots pada setiap blog peserta.  Itu berarti terdapat 3 spot.
  3. Kirim ketiga tebakan clue spots tersebut via email ke redaksi.fantasious@gmail.com dengan subjek “KUIS BLOG TOUR ATLANTIS GENE”.
  4. Pemenang adalah yang paling tepat menebak clue spots setting novel Atlantis Gene.
Clue:
  • Dataran tinggi terbesar yang letaknya tertinggi di dunia
  • Terletak di benua asia
  • Sering dijuluki “atap” dunia

Tebak tiga clue di tiga blog berikut:

http://www.h23bc.com tayang pada tanggal 22 Desember 2014

http://kumembaca.blogspot.com tayang pada tanggal 25 Desember 2014

http://bibliough.blogspot.com tayang pada tanggal 28 Desember 2014

Selasa, 02 Desember 2014

Kisah Despereaux

Judul: Kisah Despereaux
Judul Asli: The Tale of Despereaux
Penulis: Kate DiCamillo
Penerjemah: Diniarty Pandia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, Januari 2005
Jumlah Halaman: 280
ISBN: 9792211845
Despereaux Tilling, seekor tikus kastil mungil, lahir dengan keanehan fisik dibandingkan saudara-saudaranya. Matanya terbuka ketika lahir, dan telinganya terlalu besar. Namun sejatinya, tak hanya perbedaan fisik. Kesukaan Despereaux juga berbeda dengan saudara-saudaranya. Ia menyukai musik, dan gemar membaca. Juga, ia mencintai manusia! Pea sang putri kerajaan. Keadaan yang membuat Despereaux harus dihukum dicevloskan ke daerah tikus got.

Sementara itu Roscuro, tikus got, juga memiliki perbedaan dengan teman-teman sejenisnya. Di saat teman-temannya sesama tikus got menggemari kegelapan dan penderitaan orang lain, ia ingin mencari cahaya.

Ada kisah tentang manusia juga, Miggery Sow. Ketika kecil, ia dipertukarkan dengan taplak meja berwarna merah. Dan ia, menjadi anak yang disuruh-suruh sampai ketika ia sampai ke kastil kerajaan, dan ingin mewujudkan impian yang tak mungkin ia capai.


Kisah Despereaux mengajarkan tentang sebuah cinta. berbentuk fabel, buku ini meupakan sebuah bingkaian kisah yang indah. Tak heran buku ini mendapatkan Newbery Medal. Meski demikian, penggambaran kisahnya menurut saya terlalu gelap. Sehingga saya mengurangi nilai dari buku ini.

Saya menyukai peran Despereaux dalam buku ini. Ketakutan dan keinginan bersatu padu dalam sosok tikus mungil ini. Mengingatkan saya pada tak mungkin kesuksesan hanya bersumber dari impian semata, tetapi tetap ada ketakutan yang akan dihadapi.

Selasa, 25 November 2014

The Name of the Rose

Judul: The Nama of the Rose
Penulis: Umberto Eco
Penerjemah: Nin Bakdi Soemanto
Penerbit: Bentang Pustaka
Jumlah Halaman: 624
Cetakan: I, Maret 2008
ISBN: 9789791227001

Apa yang Anda harapkam dalam sebuah kisah novel? Kisah mendayu-dayu? Kisah menegangkan? Atau kisah menakutkan? Semua wajar saja, dan memang untuk itu buku ditulis. Tapi bagaimana kalau ada buku yang isinya justru bisa menimbulkan kejahatan bahkan di tengah kesucian?

The Name of the Rose, merupakan salah satu mahakarya yang memang bagi sebagian besar pembaca, akan menyebut sebagai karya yang memusingkan. Umberto Eco, yang merupakan guru besar semiotika di Universitas Torino, mencipatakan karya yang menantang pembacanya untuk memahami karya-karyanya yang kaya akan struktur-struktur yang rumit, dan tak lepas dari kerangka sejarah, logika, serta kehidupan di masa pertengahan.

William, dari Baskerville, mendapatkan misi menyelesaikan misteri pembunuhan beruntun yang terjadi di sebuah biara ordo Benediktin. Bersama muridnya, Adso dari Melk, William harus memecahkan misteri yang secara tak langsung menyeret mereka akan misteri sebuah perpustakaan agung. Penyelurusuran ke dalam perpustakaan biara sendiri, bakal memegang kunci ke misteri pembunuhan beruntun tersebut, pembunuhan yang berasal dari kesalehan.

Menghabiskan the Name of the Rose, memang perlu kesabaran. Apalagi saya sadar ketika pengetahuan saya tentang Eropa masa pertengahan masih nol. Ditambah kekayaan buku ini memnag nggak main-main. Makanya saya hanya bisa membatin, buku semacam ini, hanya bisa dibaca di tengah waktu santai, dan tak dihantui oleh pekerjaan. Tapi misteri yang disajikan memang epik, luar biasa. Meski berbungkuskan berbagai lapisan ilmu, sehingga membedakan buku ini dengan novel-novel misteri karya Agatha Christie atau  Arthur Conan Doyle. Dan ya, saya bacanya kadang harus mengulang-ulang. Bosan kadang-kadang, begitu menghadapi perdebatan-perdebatan ala biarawan-biarawan tapi sedikit banyak mampu membuat pikiran ikut bergerak. 

Meski demikian, the Name of the Rose, memiliki kekayaan dalam isinya. Setimpal dengan kesabaran dan waktu yang dibutuhkan untuk membacanya. Sebuah buku yang menakjubkan, apa adanya.

Kamis, 20 November 2014

Wishlist Secret Santa 2014

Akhirnya, event akhir tahun seru-seruan muncul lagi buat BBIers, Secret Santa. Event dimana tiap peserta yang ikut mengirimkan buku impian pada anggota yang lain yang diundi oleh teman-teman divisi event dan yang dikirimkan harus menebak, siapakah pengirimnya berdasarkan riddle yang dikirimkan bersamaan. Tentu saja buku yang dikirimkan ada ketentuannya. Yang jelas harus berupa wishlist dari yang bersangkutan.

Untuk event secret santa kali ini, saya memilih buku-buku berikut sebagai wishlist saya yang bisa dipilih oleh Santa saya yang baik hati, yaitu:
Dona Flor dan Kedua Suaminya
bisa dibeli di sini

Penghancuran Buku dari Masa ke Masa
bisa dibeli di toko buku2 yang disebutkan di http://www.marjinkiri.com/pages/distro.htm

The Darkest Mind
bisa dibeli di sini

Sorgum Merah
bisa dibeli di sini

The Silkworm
bisa dibeli di sini

Pembunuhan di Sungai Nil
bisa dibeli di sini

Bulan Terbelah di Langit Eropa
bisa dibeli di sini

Wool
bisa dibeli di sini

Nggak terlalu susah kan Santa, :). Tapi update bisa bertambah sih, sampai batas waktu 22 November 2014. O ya, semua edisi bahasa Indonesia ya, santa. Tapi kalau mau dibeli sekarang gak papa ko, hehehe. So, terima kasih banyak ya santa.

Bersimbah Darah dan Cahaya Bintang

Judul: Bersimbah Darah dan Cahaya Bintang
Judul Asli: Days of Blood and Starlight
Penulis: Laini Taylor
Penerjemah: Primadonna Angela
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, 2014
Jumlah halaman: 608
ISBN: 9786020306834

Brimstone telah tewas. Guru dari Karou, yang baru menyadari jati diri aslinya, sebagai chimaera ini mewariskan pekerjaan yang sulit untuk Karou, yaitu untuk membangkitkan kembali chimaera-chimaera yang telah tewas. Dan memang, pertempuran antara bangsa seraphim dan chimaera sepertinya akan merujuk pada pertempuran akhir, di mana keinginan Karou dan Akiva untuk bisa membuat keadaan yang menguntungkan bagi dua dunia menjadi semakin sulit.


Sudah agak lama, saya baca Dari Asap dan Tulang, sehingga ketika membaca buku ini, saya sudah hampir lupa sehingga agak bingung-bingung di awal. Baru menginjak halaman pertengahan saya baru bisa mengingat meski tak sepenuhnya bisa beneran mengingat. Dan ya, ini yang menjadi penilaian saya berkurang untuk buku edisi kedua ini. Meski ceritanya memang tetap keren, sekeren buku pertama.

Kemampuan Laini Taylor untuk membuat karya yang menarik, membuat buku ini memang layak mendapat rerataan rating yang tinggi, di goodreads. Ceritanya sekarang bukan lagi siapa lakon siapa musuh tapi kelihatan memang, semakin jelas, apa yang harus dicapai oleh Karou dan Akiva.

Asyiknya, buku ini ditutupi kisah yang sangat ditunggu-tunggu, dan sayang kalau edisi terjemahannya, lama untuk diterbitkan.

Kamis, 30 Oktober 2014

Atheis

Judul: Atheis
Penulis: Achdiat K. Mihardja
Penerbit: Balai Pustaka
Jumlah Halaman: 250
Cetakan: 25, 2009

Atheis mengisahkan pergulatan hidup Hasan, seorang pegawai negeri yang hidup di era penjajahan Jepang. Kehidupan agamanya sangat kuat, karena dipengaruhi oleh ajaran orang tuanya, penganut taat dari dari sebuah aliran tarekat. Namun pertemuannya dengan Rusli, Kartini dan Anwar, mengubah pandangan hidupnya. Bertiga adalah pemuda dengan pemikiran progresif di zamannya, bahkan berani memikirkan tentang nilai-nilai ketuhanan. Didorong dengan rasa cintanya yang kuat terhadap Kartini, serta pembenaran akan berbagai diskusi berat, Hasan akhirnya terdorong untuk mengikuti pemikiran progresif tersebut. Bahkan sampai berani melawan orang tuanya.

Sebagai novel klasik, saya rasakan pemikiran yang dituangkan oleh penulis dalam buku ini cukup maju, bakan masih memegang masa kekinian, di mana pergolakan pemikiran akan keberadaan Tuhan masih terus diperdebatkan. Meski dengan gaya tulisan yang cukup berbeda dengan tulisan sekarang, namun saya masih bisa menikmati keindahan sastra Atheis.

Saya sendiri memberikan rating 4 untuk buku ini. Meski cukup memakan waktu lama untuk menikmati buku ini, tetapi kehebatan penulis dalam mengolah gejolak pemikiran sangat menarik. Tak banyak kalimat-kalimat yang membingungkan, yang kerap ditemui di novel yang membahas perdebatan tentang sebuah ideologi. Dan ini nillia positif bagi saya dari buku ini.

Sebuah karya klasik yang memang patut bertahan, bahkan di era masa novel-novel percintaan mendominasi pasar perbukuan. Sebuah karya yang patut dicermati.