Rabu, 05 Juni 2013

The Court of the Lion #2

Judul: The Court of the Lion, Buku 2
Penulis: Eleanor Cooney dan Daniel Altieri
Penerjemah: Fahmy Yamani
Editor: Adi Toha
Penerbit: Serambi
Jumlah Halaman: 504
Cetakan: I, Februari 2012
ISBN: 9789790243811

Setelah Kaisar bangkit dari masa kelamnya paska-meninggalnya permaisuri Wang meninggal dunia stelah hukuman diasingkan, di buku pertama, Kaisar bangkit kembali berkat kasim utama Kao Li-shih, yang membawa istri baru untuk Kaisar, Yang Kuei-fei. Sayang, keinginan kasim Kao untuk membuat Kaisar bangkit kembali, agar kembali mengendalikan pemerintahan gagal, dan perdana Menteri Li Lin-fu dengan mendatangkan An Lun-Shan ingin melanggengkan kekuasaan.

Keberuntungan datang bagi Kao Li-Shih, ketika Yang Kuo-chung, sepupu dari Yang bersaudara, datang. Cepat-cepat, Kao bersekutu dengan Yang Kuo-chung untuk melawan persekutuan Li-Lin-fu dengan An Lus-Shan. Segera Yang Kuo-chung diangkat menjadi pimpinan dewan sensorat guna menyelediki segenap penyelewengan yang dilakukan oleh Li Lin-fu. Sayangnya Li Lin-fu berusaha melanggengkan kekuatannya dengan cara melakukan kekerasan terhadap para pejabat sensorat.


Novel sejarah kekaisan China di abad ke-8 ini semakin lama semakin memikat. Pergulatan kepentingan semakin terasa. Apalagi ketika perdana menteri Li Lin-fu sudah terlihat melakukan kekersan fisik terhadap lawan politiknya. Pertarungan memperebutkan kekuasaan yang diabaikan Kaisar terasa memikat. Perlahan-lahan di buku kedua ini, ketegangan demi ketegangan semakin terasa.

Tak pelak, saya berani mengacungji jempol untuk buku kedua ini. Di balik China yang sekarang dianggap sebagai negara maju, dahulunya tersurat sejarah panjang pergulatan perebutan kekuasaan, salah satunya pada era Kaisar Minghuang dalam buku ini.

Sayangnya di buku kedua ini, tak didapati lagi semacam kamus kecil penjelasan tokoh-tokoh yang ada di buku. Hal tersebut akan mengganggu bagi yang sudah lama tak menyentuh buku pertamanya. Meski demikian tak banyak tokoh yang dimasukkan dalam buku ini, menjadikan hal tersebut tak banyak menganggu. 

Untuk penggemar kisah historis buku ini akan sangat menarik untuk dibaca. Penuh dengan pengalaman baru tentang kisah salah stau dinasti terbesar di China yang tak lepas dari gejolak intrik dan perebutan kekuasaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar