Rabu, 04 Juni 2014

Allegiant

Judul: Allegiant
Penulis: Veronica Roth
Penerjemah: Nur Aini & Indira Briantri Asni
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, Mei 2014
Jumlah Halaman: 492
ISBN: 9789794338377

Kisah Chicago dengan faksinya berakhir. Kisah pemberontakan faksi Erudite berakhir. Sekarang yang ada hanya sebuah kota yang diusahakan hidup tanpa faksi-faksi. Evelyn Johnson memimpin Chicago dengan kumpulan orang-orang factionlessnya. Namun kabar, bahwa ada wilayah di luar Chicago, dan juga pemberontakan oleh Allegiant, membuat Tris dan Four mencoba untuk keluar dari kota, untuk menemukan dunia baru di luar kota mereka, yang dikisahkan dalam video Edith Prior, adakah dunia itu? 

Kadang saya justru kebingungan, apakah harus menyukai sebuah buku atau tidak. Setidaknya, kategori suka/tidak tidak bisa saya tentukan seketika ketika baru saja menyelesaikan sebuah buku. Allegiant, mungkin bagi kebanyakan orang merupakan karya yang kurang disukai, dibandingkan seri pertama dan kedua, dilihat dari ratingnya yang menurun di goodreads.com. Mungkin disebabkan oleh ending yang tak diharapkan oleh kebanyakan orang.

Tapi melihat kisah Tris dan Four dari awal sampai akhir di buku ini, saya memilih untuk menyukai buku ini. Bukan karena endingnya. Tapi secara keseluruhan cerita, saya menyukainya. Ada pertanyaan yang menggelayuti pikiran saya ketika membaca Divergent dan Insurgent yang terjawab dalam buku ini.

Saya berpikir, mungkin Veronica Roth agak kesulitan mengembangkan ceritanya dalam Allegiant, sebaik Divergent dan Insurgent, pada awalnya. Agak terasa sih, beberapa kecanggungan dalam cerita Allegiant, tapi so far saya masih bisa menoleransinya.
 
Bagi saya, kekurangan buku ini adalah meski kelanjutan dari Insurgent, saya yang sudah agak lama membaca Insurgent agak lepas cerita antara buku Allegiant dengan Insurgent. Terasa samar-samar dengan cerita sebelumnya. Namun tak membuat saya menjadi tak menyukai buku ini. Spanjang terus membaca, saya masih bisa menikmatinya.

3 komentar:

  1. woh saya bacanya sambil nyipitin mata takut ada spoiler *kayak kamu mau baca buku ini aja*

    BalasHapus
  2. Saya malah suka justru karena endingnya beda heheh.

    BalasHapus
  3. Sayang Tris harus mati

    BalasHapus