Senin, 13 April 2015

Hidup

Judul: Hidup
Penulis: Yu Hua
Penerjemah: Agustinus Wibowo
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, 2015
Jumlah Halaman: 224
ISBN: 9786020313825

Fugui, berubah drastis, dari anak orang kaya, menjadi salah satu orang termiskin di desanya. Kemiskinannya disebabkan watak jeleknya, suka berjudi, bermain perempuan, dan mengabaikan keluarganya. Namun faktor lingkungan ternyata juga mempengaruhi setelah revolusi yang dilakukan oleh Partai Komunis di daratan China.

Buku ini menceritakan kehidupan di dataran China, pada masa pergerakan revolusi kebudayaan sampai melahirkan Fugui yang semula adalah putra tuan tanah menjadi seorang petani. Ketika keluarganya satu demi satu meninggal, mengakibatkan penderitaan sehingga Fugui akhirnya sebatang kara.

Dirangkai dalam sebuah novel yang tak terlalu panjang, kisah Fugui menceritakan sebuah makna kehidupan. Manusia adalah mahkluk yang akan terus mendapatkan beban hidup. Dan kisha Fugui yang awalnya hanyalah orang yang bermalas-malasan dan tak peduli akan nasib keluarganya karena kekayaan keluarganya sampai menjadi sosok yang bekerja keras dan humanis. Semua disebabkan karena beban hidup yang tak mudah. 

Hidup menurut saya adalah salah satu novel yang bagus. Ceritanya sederhana namun memikat. Serasa menghadapi kisah nyata yang tak terlalu lebay. Meski latar belakang kisah terjadi di China, kisahnya hampir mirip dengan kehidupan di Indonesia. Terjemahan yang bagus oleh Gus Weng membuat buku ini lebih cantik lagi. Sebuah karya yang sangat bernilai, untuk tak melupakan nilai-nilai kemanusiaan.

1 komentar:

  1. Penasaran buku ini karena ada nama Gus Weng-nya :D

    BalasHapus