Rabu, 14 Januari 2015

Dekut Burung Kukuk

Judul: Dekut Burung Kukuk
Judul Asli: The Cuckoo's Calling
Penulis: Robert Galbraith
Penerjemah: Siska Yuanita
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, Desember 2013
Jumlah Halaman: 520
ISBN: 9786020300627

Lula Landry, model tenar diketemukan tewas terjatuh dari flatnya. Polisi menyatakan tewasnya disebabkan karena Lula bunuh diri. Tapi masih banyak kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan dalam penyelidikan. Dan tiga bulan kemudian, John Bristow, kakak angkat Lula, menyewa detektif partikelir, Cormoran Strike untuk menyelidiki kasus tewasnya Lula Landry. 

Disewanya Strike memberikan tambahan uang yang berharga, mengingat kebnagkrutan dia. Apalagi setelah putusnya dia dari Charlotte sang kekasih. Veteran angkatan darat Inggris ini, bersama sekretaris temporernya, Robin Ellacott, berusaha membuka kembali kasus yang sudah dipetieskan. Satu demi satu, Strik eharus merangkai faktor-faktor yang ada disekeliling kejadian tewasnya Lula, sampai pada cerita tentang jati dirinya mulai terungkap.


Yuhuu. Akhirnya tamat juga baca buku ini. Bisa dibilang, buku ini menyajikan alur yang lambat tapi endingnya memuaskan. Dan meski saya masih menganggap Cormoran Strike tak sehebat Hercule Poirot atau Sherlock Holmes, buku ini menjadi salah satu favorit saya. Sejatinya memang Cormoran Strike tak menonjolkan kemampuan dalam menyelesaikan kasus, tapi detail cerita yang diangkat Galbraith atau JK Rowling cukup membuat saya menikmati lembar demi lembar. Dan ya, lepas dari saya fans JK Rowling dengan Harry Potter seriesnya, sebagai alternatif seri crime-fiction, saya angkat jempol buat Rowling.

Saya suka bagaimana Rowling membangun karakter Cormoran Strike dan Robin. Dan bagaimana Rowling menciptakan hubungan antar keduanya. Kasusnya sendiri tak semegah kalau saya menemukan kasus-kasus lain seperti karya Agatha Christie tapi cerita yang diangkat sangat menarik. Detailnya meski lambat, tapi penyelesaian ceritanya cukup menarik. Meski agak kecewa juga sih, kalau satu kasus bisa jadi sebuah buku yang panjang, hehehe. Tapi angkat jempol buat madam Rowling.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar