Jumat, 23 Januari 2015

Rumah Kopi Singa Tertawa

Judul: Rumah Kopi Singa Tertawa
Penulis: Yusi Avianto Pareanom
Penerbit: Banana
Cetakan: 1, 2011
Jumlah Halaman: 172
ISBN: 9789781079266

18 cerita pendek dalam 172 halaman Rumah Kopi Singa Tertawa membuat saya iri terhadap sang penulis buku ini, Yusi Avianto Pareanom. Mengapa tidak? Saya merasa penulis seperti enak-enak saja merangkai kata-kata menjadi cerpen-cerpen yang tertuang dalam buku. Saya pernah iseng mencoba membuat cerpen, dan mati rasa, tak mampu menambah kata-kata untuk menjadi sebuah cerpen. Dan meski saya merasa penulis ngasal dalam membuat cerpennya, tapi cerpen-cerpennya baik-baik saja. Dan saya suka!

Judulnya aja sudah kelihatan ngawur. Covernya saya pikir edan. Bukan tipe cover yang membuat saya tertarik untuk membeli. Tapi review-reviewnya yang cukup menantang membuat saya memilih buku ini menjadi bahan bacaan saya, dan jger, buku ini bisa membuat saya kesal dan iri.

Dan itu diawali dari cerpen pertamanya, Cara-cara Mati yang Kurang Aduhai. Beberapa cerpen memang kurang memikat bagi saya tetapi overall, saya harus acung jempol buat penulis. Berani main kata dan ide, tapi berhasil mengeksekusi dalam cerpen yang absurd, edan, dan seru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar